Perbedaan Antara Masa SMA dengan Masa Kuliah

Masa Kuliah akan segera tiba!
Mahasiswa baru akan menanggalkan segala atribut putih abu-abu dan menuju ke bangku kuliah. Tapi jangan terlalu senang dulu! Ingat masa sekolah di SMA dan di dunia perkuliahan itu berbeda! Untuk itulah Jesaba News Portal akan menyuguhkan kepada mahasiswa baru mengenai perbedaan antara masa sekolah dan perkuliahan yaitu:

1.Seragam
Di SMA, kita selalu diberikan wejangan yang baik untuk mengunakan seragam sesuai ketentuan sekolah masing-masing. Di bangku kuliah hal tersebut tidak begitu penting dilakukan bilamana kalian kuliah bukan di Perguruan Tinggi kedinasan. Kegiatan perkuliahan memberikan kebebasan kita untuk menggunakan pakaian serta atribut yang kita sukai asal sesuai dengan norma kesopanan. Tentunya hindari menggunakan kaos oblong, sandal jepit, celana jeans sobek, dan sebagainya agar kalian tidak mendapatkan masalah di kelas.    

2. Pengajar
Di SMA, guru selalu mengejar-ngejar muridnya bila tidak beres dalam proses belajar. Berbeda dengan dosen yang cenderung pasif karena fungsinya yang hanya menyampaikan bahan perkuliahan serta menyelenggarakan ujian. Di masa perkuliah, mahasiswa yang justru dituntut untuk mengejar-ngejar dosen jika ada keperluan. Ingat bahwa dosen tidak akan mau merepotkan dirinya mengurusi masalah mahasiswa apalagi yang tidak memiliki inisiatif menyelesaikan masalahnya sendiri.

3. Gaya Mengajar
Di SMA, mayoritas guru menggunakan metode yang sama dalam proses pembelajaran karena mereka dibatasi oleh sistem kurikulum yang ditentukan oleh pusat. Berbeda dengan dosen yang memiliki cara mengajar yang berbeda-beda bahkan ada yang sampai berkata "semau gue" yang penting sudah melaksanakan fungsinya dengan baik, masalah metode belajar terserah apa yang ia suka.
 
4. Dalam hal kegaiatan belajar mengajar
Di SMA, pola kegiatan belajar dan mengajar sangat kaku yang mana dimulai dari jam 07.00-13.30 (di Jakarta dimulai pukul 06.30). Berbeda dengan kegiatan perkulaiahn diamana kalian bisa memilih jam mata kuliah yang ditawarkan berdasarkan jadwal mata kuliah tersebut. Misal jadwal mata kuliah A ada di jam 7, jam 9 dan jam 11. Kita dapat memilih mau mengambil mata kuliah kelas A sesuai yang diinginkan berdasar jadwal tersebut.

5. Metode Belajar
Mungkin ketika SMA kita bisa mengunakan SKS (Sistem Kebut Semalam) untuk mempersiapkan ujian. Namun jangan lakukan hal tersebut jika tidak ingin IP kalian jeblok di masa perkuliahan. Persiapkan ujian sematang mungkin karena ujian di masa perkuliahan tidak mengenal sistem remidi. Bila nilai kalian jelek, maka mengulang satu semester mata kuliah tersebut adalah satu-satunya solusi untuk memeperbaiki nilai.

6. Sistem Penilaian
Di SMA, sistem penilaian biasanya mengunakan acuan angka dengan batas nilai tuntas yang di harus dicapai. Hal ini berbeda di bangku perkuliahan yang mana acuan nilainya berdasarkan Indeks Prestasi (IP). IP di hitung dari jumlah nilai yang didapat bedasar jumlah SKS yang ditempuh dikali nilai huruf  dibagi jumlah jam dalam satu semester. Untuk acuan huruf biasanya nilai A bernilai 4, B bernilai 3, C bernilai 2, D bernilai 1 dan E bernilai 0.

Contoh:
Dalam Semester 1 Mahasiswa A menempuh 7 Mata kuliah
Mata kuliah 1 berjumlah 4 SKS dengan nilai A
Mata kuliah 2 berjumlah 2 SKS dengan nilai B
Mata kuliah 3 berjumlah 3 SKS dengan nilai A
Mata kuliah 4 berjumlah 2 SKS dengan nilai A
Mata kuliah 5 berjumlah 4 SKS dengan nilai C
Mata kuliah 6 berjumlah 3 SKS dengan nilai D
Mata kuliah 7 berjumlah 4 SKS dengan nilai E

Berapa IP Mahasiswa A?
Jawab: 
1.Tentukan jumlah jam dalam satu semester!
   jumlah jam dalam satu semester= jumlah sks yang ditempuh = 4+2+3+2+4+3+4= 22 jam/sks
2.Tentukan jumlah SKS yang ditempuh dikali nilai huruf
Mata kuliah 1 berjumlah 4 SKS dengan nilai A = 4X4 = 16
Mata kuliah 2 berjumlah 2 SKS dengan nilai B = 2X2 = 4
Mata kuliah 3 berjumlah 3 SKS dengan nilai A = 3X3 = 9
Mata kuliah 4 berjumlah 2 SKS dengan nilai A = 2X2 = 4
Mata kuliah 5 berjumlah 4 SKS dengan nilai C = 4X2 = 8
Mata kuliah 6 berjumlah 3 SKS dengan nilai D = 3X1 = 3
Mata kuliah 7 berjumlah 4 SKS dengan nilai E = 4X0 = 0

Dijumlahkan = 16+4+9+4+8+3+0 = 44

3. IP =  jumlah SKS yang ditempuh dikali nilai huruf/jumlah jam dalam satu semester  = 44/22= 2,0

Jadi IP Mahasiswa A adalah 2,0

Semoga hal diatas dapat menjadi pegangan kalian dalam menjalani perkuliahan kalian.   
 


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar