Tampilkan postingan dengan label Keilmuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keilmuan. Tampilkan semua postingan

Peduli Politik? Buktikan di Parlemen Muda!

JAKARTA, Jesaba News - Mayoritas anak zaman sekarang tidak mau memahami dunia perpolitikan di Indonesia. Jangankan berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi dan politik tanah air, mereka cenderung memilih menjadi Golongan Putih (Golput).

Hal ini semakin diperkuat oleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS yang memperkirakan angka golput pemilih muda akan mencapai 40 juta orang lebih di tahun 2014.

Apakah jadinya negara ini di masa mendatang bila anak muda cenderung golput dan tidak ikut serta memikirkan tanah air kita?

Oleh sebab itulah, gerakan Parlemen Muda Indonesia menggelar roadshow edukasi politik bertemakan "Peka, Paham, dan Partisipatif". Acara ini dinilai sukses dengan melibatkan lebih dari 1.700 peserta di 11 kota.

Sebagai tindak lanjut atas kegiatan tersebut, gerakan Parlemen Muda Indonesia berecana untuk mengumpulkan puluhan pemuda Indonesia melalui sebuah seleksi ketat tingkat nasional. Tahun ini, seleksi tersebut akan memilih 34 orang Anggota Parlemen Muda dari seluruh Indonesia.

Menurut Ketua Pelaksana Parlemen Muda Indonesia Andhyta Firselly Utami menjelaskan bahwa nantinya para Anggota Parlemen Muda yang terpilih memiliki kesempatan untuk menyelenggarakan Konsultasi Regional di 11 provinsi masing-masing. Selain itu mereka juga dapat mengikuti Majelis Umum Pemuda di Jakarta, mendapat pembangunan kapasitas di bidang kepemimpinan, dan bertemu pemangku kepentingan di tingkat nasional.

Andhyta seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima oleh okezone percaya bahwa pemuda Indonesia harus berjuang dengan terjun langsung bukan hanya mengkritisi kebijakan pemerintah. Menurutnya, pandangan apatisme politik membentuk keadaan politik yang tidak baik. Hal ini dikarenakan wakil rakyat yang duduk di parlemen bukan dipilih oleh sebenar-benarnya rakyat melainkan menjadi wakil yang tidak apatis. Maka dari itulah jika ingin melakukan perubahan, harus juga meiliki kepekaan politik, serta turut aktif dalam proses politik baik sebagai pemilih maupun yang dipilih.

Walaupun bukan parlemen sungguhan, Indonesia Future Leaders selaku organisasi yang menaungi kegiatan parlemen menggarap seleksi dengan serius. Andhyta menjelaskan bahwa metode seleksinya disusun sedemikian rupa agar Anggota Parlemen Muda yang terpilih memang paling tepat menyuarakan aspirasi pemuda di daerah masing-masing. Adapun seleksi pertama adalah seleksi berkas dan esai. Kemudian dilanjutkan dengan online voting. Dan tahap akhir adalah interview. Adhyta menambahkan bahwa proses seleksi tersebut akan berlanmgsung sampai November 2013.

Salah satu artis muda yang mendukung gerakan ini adalah Maudy Ayunda. Disaat mengisi acara roadshow Parlemen Muda, dia mengatakan bahwa pemuda harus peduli dengan isu politik di Indonesia karena jika bukan kita lalu siapa lagi yang peduli.

Gerakan ini didasari oleh optimisme pemuda bahwa politik tidak hanya dapat dipelajari melalui tulisan, buku atau kuliah. Namun sebaliknya, politik harus dipraktekkan secara langsung dan menyeluruh dikalangan anak muda.

Seperti layaknya seleksi pada parlemen, tahapan pemungutan suara (voting) Parlemen Muda akan melibatkan pemilih yang tidak sedikit. Tahun lalu, ada 37.443 orang yang ikut memberi suara. Tahun ini ditargetkan 100 ribu orang akan mengikuti proses voting, terutama karena adanya kesempatan bagi beberapa anggota terpilih mewakili Indonesia ke ajang internasional.

Bagi yang berminat dan ingin bergabung dengan Parlemen muda, seleksi berupa berkas dan esai masih dibuka sampai 30 Sepetember 2013 dan pendaftaran seleksi dilakukan dengan mengakses situs http://parlemenmuda.org.  

Sumber

4 Mitos tentang Cita-Cita maupun Kesuksesan yang Salah di Indonesia

Berikut ini mitos-mitos yang kami anggap sesat dalam hal menggapai cita-cita dan anggapan tentang kesuksesan antara lain:

Lomba Karya Ilmiah SMA/SMK Triton

Menyambut 50 Tahun Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi FT UGM, JTETI FT UGM dengan Bangga mempersembahkan.
Lomba Karya Ilmiah
Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Untuk SMA/SMK Sederajat
Jadwal Kegiatan
  • 27 Juli-27 Agustus Pendaftaran
  • 30 Agustus Batas Penyerahan Proposal
  • 7 September (SMS dan Web) Pengumuman Peserta yang lolos
  • 29 September Final
Contact Person 
  • Sayaf (088216011326)
  • Anis (08529225595)

Untuk Informasi lebih lanjut dapat dengan mengklik gambar diatas

Sumber

Perubahan Baru di Kurikulum 2013

Saat ini siswa kelas X SMA sedang bersiap menghadapi sistem kurikulum 2013 yang mana kurikulum ini di gembar-gemborkan oleh pemerintah serta mendapatkan pro dan kontra dari masyarakat terumata dari golongan akademisi. Banyak yang menyatakan kontra dengan mengganggap bahwa kurkilum 2013 terlalu sentralistik tanpa mempertimbangkan perbedaan kualitas pendidikan tiap daerah. Terlepas dari masalah tersebut berikut ini beberapa perubahan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai sistem yang akan digantikannya:

1. Penjurusan digantikan Peminatan
Pada kurikulum KTSP dikenal adanya penjurusan yang ditempuh pada kelas XI. Dalam kurikulum 2013, penjurusan digantikan oleh peminatan yang akan di lakukan sejak kelas X. Siswa memiliki kesempatan memilih sendiri mata pelajaran. Namun, peminatan ini harus sesuai dengan keputusan hasil nilai UN, Rapot, Ujian Masuk dan pihak Bimbingan Konseling.

2. Berbasis Kompetensi Inti dan Dasar
Makna dari kompetensi ini adalah memeproleh proses pembelajaran dengan nilai akhir dengan variabel kualitas skill, attitude dan knowledge yang menjadi dasar siswa belajar. Metode pembelajaran akan diusahakan lebih interaktif dengan mengacu discovery learning and project based learning. Diharapkan siswa dan pelajar aktif dalam pembelajaran.

3.Diharuskan mengikuti Silabus Nasional
Dalam sistem KTSP, pengajar diberikan hak untuk menyusun silbus secara kreatif. Namun dalam sistem Kurikulum 2013 Kemendikbud mengharuskan pengajar mengikuti acuan silabus yang dibuat oleh Pusat. Oleh sebab itu, sebelum menghadapi kurikulum 2013 ada pelatihan yang dilakukan pada guru-guru. Walaupun dalam kenyataannya baru dilakukan pelatihan guru inti belum lama ini.

4.  Mata pelajaran berkurang, jam belajar ditambah
Imbas dari dihilangkan penjurusan IPA/IPS, otomatis mata pelajaran yang ada didalamnya akan diintegrasikan menjadi satu. Namun jam pelajaran akan bertambah sebanyak 2 jam mata pelajaran per minggu. Hai ini diharapkan untuk mencapai konsep belajar discovery learning yang diajarkan. Termasuk 4 jam mata pelajaran yang ditentukan sendiri oleh masing-masing sekolah.

5. Wajib Pramuka
Mungkin ada beberapa siswa yang berpikir untuk masuk dalam sebuah SMA karena tidak memasukkan Pramuka sebagai ekskul wajib. Bersiap-siaplah untuk mengubur pikiran tersebut! Pramuka dalam kurikulum 2013 dinyatakan wajib diikuti karena diharapkan sebagai pondasi kebersamaan.
 
Sumber
   

Promosi (Sekolah) Efektif Lewat Media Lokal

Kali ini ada Jesaba News Portal akan mengulas mengenai promosi sekolah. Oleh sebab itu kami akan menyajikan sebuah artikel surat kabar yang membahas hal tersebut sehingga dapat memberikan titik terang mengenai ulasan kali ini. Terimaksih dan selamat membaca!

Promosi (Sekolah) Efektif Lewat Media Lokal

Oleh Yustinus Kumoro Dasutomo SPd,

SEIRING dengan semakin ketat dan kerasnya persaingan antar sekolah, meningkat pula kesadaran tentang betapa pentingnya mempromosikan sekolah di zaman ini. Alhasil perang promosi antar sekolah menjadi sajian dan pemandangan yang bisa kita jumpai di manapun. Media-media yang paling sering dipakai dalam mempromosikan sebuah sekolah adalah media televisi, radio, dan koran. Karena ketiga media inilah yang paling efektif menjangkau masyarakat luas.Semakin sering kegiatan-kegiatan sekolah diliput atau diberitakan, tentu sekolah tersebut akan semakin menarik perhatian masyarakat dan menjadi cepat populer. Dengan begitu peluang bertambahnya peminat atau pendaftar semakin terbuka lebar.

Bila sekolah mempunyai cukup anggaran untuk mempromosikan diri, baik melalui televisi, radio, atau koran tentu kegiatan promosi tidak menjadi masalah. Namun bagi sekolah yang anggaran promosinya minim atau pas-pasan, tentu dibutuhkan kreativitas bagaimana menarik wartawan agar mau meliput kegiatan pembelajaran, sehingga sekolah sering muncul di layar kaca, radio, atau menghiasi halaman koran atau majalah tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. Oleh karena itu sekolah dituntut untuk terus berinovasi sehingga kegiatan sekolah/pembelajaran memenuhi syarat untuk diliput oleh awak media. Adapun syarat-syarat yang dimaksud antara lain : aktualitas, unik, fenomenal, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Aktualitas
Pembelajaran yang aktual adalah pembelajaran yang menyesuaikan dengan konteks kekinian. Proses belajar mengajar didekatkan dan disatukan dengan realitas nyata yang sedang tren dibicarakan atau dilakukan oleh masyarakat luas. Misalnya : pada bulan April proses pembelajaran dikaitkan atau disatukan dengan peringatan hari Kartini. Bulan Agustus pembelajaran dikaitkan dengan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Bulan November pembelajaran dikaitan dengan peringatan Hari Pahlawan. Bulan Juni pembelajaran disatukan dengan peringatan hari Anak Internasional atau hari lahirnya Pancasila.

Memang tidak mudah mendesign setiap pembelajaran selalu dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa aktual. Namun kita bisa merencanakan satu, dua, sampai tiga pembelajaran yang kontekstual setiap tahun sebagai program unggulan. Baik melalui pembelajaran di lingkungan sekolah maupun pembelajaran di luar lingkungan sekolah (study outdoor).

Pembelajaran yang unik adalah pembelajaran yang tidak seperti biasanya. Lain dari yang lain. Pembelajaran yang belum pernah dilakukan oleh orang lain. Misalnya, untuk jenjang KB/TK sudah biasa membawa anak-anak ke supermarket untuk berbelanja. Supaya kegiatan seperti ini menjadi unik, lain dari yang lain, lakukanlah pada tanggal   21  April.   Semua   anak berbelanja dengan menggunakan aneka ragam pakaian adat. Percayalah, akan banyak awak media yang berlomba meliput kegiatan tersebut.
Fenomenal
Pembelajaran yang fenomenal adalah pembelajaran yang hebat, luar  biasa ,  menimbulkan decak kagum. Hampir semua pembelajaran yang unik, seperti contoh di atas pasti akan menimbulkan decak kagum. Pembelajaran yang membekas dalam hati dan sulit untuk dilupakan. Contoh pembelajaran yang fenomenal lainnya adalah mendesign pembelajaran Bahasa Jawa untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). Kita semua sudah tahu, banyak SD dalam pembelajaran Bahasa Jawa sering mengisinya dengan kegiatan mewarnai atau melukis wayang kertas.
Supaya   menjadi   fenomenal laksanakan pembelajaran tersebut pada hari ulang tahun Kota Yogyakarta, bertempat di Taman Pintar, dan semua siswa menggunakan pakaian adat Jawa tanpa  make up (surjan dan kain jarik untuk putra dan kebaya dan kain jarik untuk putri). Semakin banyak pesertanya akan semakin fenomenal. Apalagi dengan menghadirkan pengrajin wayang, yang banyak bertebaran di daerah Bantul. Penulis yakin bila para guru bisa mewujudkannya, banyak wartawan berebut untuk mengabadikan peristiwa tersebut.
Membuat pembelajaran yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas memang relatif mudah. Pembelajaran bidang studi agama, PKn, dan bidang studi lain yang berkaitan dengan pembentukan karakter paling cocok untuk alasan ini. Yaitu dengan membuat pembelajaran yang disatukan dengan kegiatan bakti sosial, seperti donor darah yang dilaksanakan pada hari jadi Palang Merah Indonesia, kunjungan ke panti rehabilitasi narkoba pada hari Anti Narkoba, penghijauan lahan kritis pada hari Lingkungan Hidup Sedunia, dan lain sebagainya. Untuk kegiatan pembelajaran seperti ini, cocok dilakukan jenjang SMP dan SMA.
Supaya kegiatan tersebut menjadi unik dan fenomenal silahkan ditambahkan kreasi-kreasi yang sesuai dengan kondisi tempat, situasi dan pesertanya. Untuk penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas seperti ini, penulis yakin setiap wartawan yang mengetahuinya akan dengan senang hati mendukungnya. ***
Yustinus Kumoro Dasutomo SPd,
Guru SD Kristen Kalam Kudus,
Yogyakarta.

Sumber
Bernas Jogja Cetak edisi tanggal 18 Juni 2013 Halaman 4

Ada Titipan Anak Pejabat, Laporkan Saja!

Bandung, Jesaba News- Langkah baik dilakukan Koalisi Pendidikan Jawa Barat dengan menggalang kerjasama Kantor Perwakilan Ombudsman Jawa Barat, dan Komisi Informasi Publik (KIP) yang sepakat mendirikan komite bersama yang bertugas mengawasi proses PPDB (Penerimaaan Peserta Didik Baru) Mulai tingkat SD sampai SMA di Jawa Barat 2013.

 Koordinator Koalisi Pendidikan Jawa Barat Iwan Hendrawan menyatakan bahwa bila ada pelanggaran, dapat dilaporkan pada pihak komite. 

Untuk tempat pengaduan dapat dilakukan di kantor Ombudsman perwakilan Jawa Barat di Jalan Kebon Waru Utara Nomor 1, Kota Bandung. Bisa juga di Sekretariat Koalisi Pendidikan Jawa Barat di Jalan Kliningan II Nomor 9 serta di sekretariat kolaisi pendidikan kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Adapun mengenai pelanggaran, ada 7 poin penting yang dapat dikategorikan pelanggaran. Pertama, adanya penolakan siswa miskin. Kedua, terjadi penggelembungan jumlah siswa pada setiap rombongan belajar yang diterima. Ketiga adanya siswa yang sengaja dititipkan oleh pejabat. Keempat, adanya praktek jual beli bangku kosong. Kelima, adanya pungutan saat pendaftaran ulang siswa. Keenam, adanya komersialisasi terhadap siswa mutasi (pindahan). Dan poin terakhir, adanya pembiaran dari pihak sekolah terhadap praktek peloncoan saat pelaksanaan ma
sa pengenalan lingkungan sekolah.

Iwan secara tegas juga menyatakan bahwa jika terjadi pelanggaran dalam proses PPDB maka akan ditindaklanjuti secara hukum baik secara pidana maupun perdata.

Selain menerima pengaduan, iwan menambahkan bahwa akan dilakukan langkah preventif dengan melakukan pemantauan secara langsung proses PPDB melalui tim lapangan.

Sumber

ELITE (Electronics And Informatics Technology) Competition

Himpunan Mahasiswa Elektronika Universitas Negeri Yogyakarta dengan bangga mempersembahkan:
ELITE (Electronics And Informatics Technology) Competition.
Dengan Tema "Technologi Innovation for Better Education

Diskusi Sastra Chairil Anwar di FBS UNY

Pada hari Minggu tanggal 28 April 2013 pukul 19.00 di FBS UNY akan diadakan "Diskusi Sastra" Chairil Anwar. Bertempat di Lapangan, Karawitan FBS UNY, diskusi ini menampilkan Bapak Imam Budi Santoso dan lain-lain sebagai pembicara  dalam diskusi ini. Acara ini tidak dipungut biaya.

"Jurusan Politik dan Pemerintahan Expo" di UGM

Jurusan Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM mengadakan "Jurusan Politik dan Pemerintahan Expo" yang akan diadakan di Ruang Seminar Timur, Pascasarjana Fispol, UGM, Kamis hingga Sabtu (18-20/04/2013) dari pukul 8 hingga selesai.

Ini 10 Bahasa Asing yang Berguna Dipelajari


Jakarta-Jesaba News -
Belajar bahasa asing kini menjadi tren tersendiri di Indonesia. Tak cukup hanya menguasai bahasa Inggris saja, banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa mulai membekali diri dengan bahasa asing lain.
Bagi anda yang masih bingung mencari bahasa asing apa yang bisa menjadi pilihan untuk dipelajari, maka simak hasil survei yang dilakukan oleh CBI Education & Skills Survey 2012 terkait bahasa yang berguna untuk dipelajari.
Berikut 10 bahasa yang patut dipilih:
1. Jerman. Di urutan pertama, tentu saja ada bahasa Jerman. Bahasa ini menjadi sangat penting karena banyaknya pelajar maupun mahasiswa yang memilih untuk belajar di negara ini. Selain biaya pendidikan yang murah, suasana beberapa kota yang ada di Jerman ini cukup mendukung. Tak hanya itu, negara ini juga banyak menawarkan beasiswa dan kesempatan magang bagi mahasiswa dari luar Jerman sehingga kemampuan bahasa Jerman tentu menjadi yang utama.
2. Bahasa Prancis. Untuk bahasa yang satu ini tak perlu ditanya lagi, banyak orang kini memilih bahasa Prancis sebagai bahasa asing lain yang wajib dikuasai selain bahasa Inggris. Bahasa yang selalu disebut sebagai bahasa paling romantis di dunia ini sangat penting untuk dipelajari karena untuk melanjutkan studi di negara ini, kemampuan bahasa Prancis yang dimiliki harus memiliki level yang mumpuni, bahkan jika memungkinkan setara dengan penutur asli.
3. Bahasa Spanyol. Bahasa yang satu ini tentu saja cukup populer di benua biru maupun di negeri Paman Sam. Bahkan, tak sedikit universitas di Eropa maupun Amerika yang memasukkan kemampuan bahasa Spanyol dalam persyaratan masuknya. Tak hanya sekadar bisa, calon mahasiswa harus mengantongi sertifikasi kemampuan berbahasa spanyol yang diakui secara internasional yaitu DELE.
4. Bahasa Mandarin. Bahasa resmi yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat daratan China ini memang menjadi salah satu bahasa yang penting untuk dipelajari. Tak hanya di Indonesia, nyaris di seluruh dunia bahasa resmi negara yang memiliki rakyat terbesar di dunia dengan kehidupan ekonomi yang bergerak dinamis ini sudah dipelajari oleh anak-anak sejak usia dini. Biasanya, untuk sekolah-sekolah tertentu tak hanya mengajarkan bahasa Inggris saja tapi juga melengkapinya dengan bahasa Mandarin.
5. Bahasa Polandia. Tentu tak pernah terbayangkan untuk mempelajari bahasa ini. Namun, sebagai salah satu negara yang tergabung dalam Uni Eropa ini, bahasa Polandia mulai menjadi bahasa yang patut dipelajari. Pasalnya, makin banyak mahasiswa asing yang kini berdatangan untuk menuntut ilmu ke negara ini.
6. Bahasa Arab. Tak ada yang menyangkal pentingnya belajar bahasa Arab terutama untuk orang Indonesia. Tidak sekadar berguna untuk memperdalam ilmu agama, bahasa Arab ini juga berfungsi sebagai alat komunikasi untuk berdagang dan mengembangkan perekonomian. Selain itu, bahasa ini juga sangat membantu bagi orang yang datang untuk menunaikan ibadah haji atau umroh. Pasalnya, kerap kali terjadi salah paham karena penguasaan bahasa yang seadanya.
7. Bahasa Kanton. Umumnya bahasa ini kerap digunakan di Hongkong. Namun orang-orang berbahasa kanton ini menyebar di berbagai belahan dunia dan kini tercata ada sekitar 70 juta penutur asli bahasa ini. Bahasa ini tentu saja menjadi salah satu bahasa yang penting dipelajari mengingat banyak orang dari mana saja termasuk Indonesia berkunjung ke Hongkong untuk menghabiskan waktu liburan dan berbelanja. Bahkan tidak sedikit juga yang memilih melanjutkan studi di negara ini.
8. Bahasa Rusia. Siapa yang menyangka jika bahasa yang tampak rumit dengan bentuk huruf cyrillic-nya ini menjadi salah satu bahasa yang patut dipelajari di era modern ini. Meski masih banyak orang yang belum memiliki keberanian untuk menjamah negara yang merupakan pecahan Uni Soviet ini, kehidupan ekonominya berkembang dan menjadi salah satu negara eksportir yang tumbuh pesat. Tak hanya itu, dari segi pendidikan negara ini juga mulai menjadi sasaran mahasiswa yang ingin mengambil gelar master atau doktor.
9. Bahasa Jepang. Sudah bukan rahasia jika, Jepang berhasil menarik perhatian orang di dunia termasuk Indonesia melalui bombardir budaya Jepang baik dari penyanyi Jepang, komik Jepang hingga tren berpakaian. Tentu tak puas hanya dengan tren berpakaian dan mengenal budaya saja, bahasa Jepang pun kemudian menjadi salah satu bahasa yang banyak diminati dan dipelajari. Terlepas dari tren dan budaya, bahasa Jepang ini dianggap penting karena perdagangan dan penelitian di Asia dipegang oleh negara sakura ini sehingga untuk berkomunikasi dengan masyarakatnya tentu harus mampu menguasai bahasa Jepang.
10. Bahasa Portugis. Bahasa portugis yang tidak hanya digunakan di Portugal tapi juga sebagian Amerika Latin ini mulai dilirik. Hal ini tentu saja berkaitan dengan salah satu negara Amerika Latin yaitu Brazil yang akan menggelar hajatan akbar Piala Dunia pada 2014 dan Olimpiade Musim Panas pada 2016. Tidak hanya itu, Brazil kini juga menjadi salah satu negara yang masuk dalam enam besar kondisi ekonomi baik di dunia.

Sumber
Kompas edukasi

(Jangan) Galau Mengajar Sejarah

Sumber
KR Jogja Cetak tanggal 19 Maret 2013 


Peran Ilmu Kimia Makin Penting


Sumber
KR Jogja Cetak tanggal 20 Maret 2013